November ini tanpa disengaja dan disadari aku banyak melihat seleb (yang juga ngaku manusia, seperti Rocker!) dalam suasana keseharianku. Dari mulai yang ngetop sampe yang agak ngetop, dari yang sudah (agak) bangkotan sampe yang baru jadi. Mungkin ini berkah dari bulan Syawal. Sementara orang lain mengisinya dengan acara kawinan, aku mengisi Blog aja deh. Hehehehe.
Seleb pertama yang kuliat tak lain dan tak bukan adalah Ariel Peterpan. Meski harusnya ga masuk hitungan. Toh dia masih termasuk tetangga. Tapi karena baru pas lebaran itu nyadarnya, jadi masuk juga sebagai bagian dari kejutan November,
Seleb yang kedua, harusnya juga tidak masuk ‘berita’. Soalnya masih mengandung unsur nepotisme. Yaitu jadi ‘seleb’ karena keterkaitannya dengan real seleb. Yup, Sarah Amalia, alias Lia yang isterinya Ariel keliatan lagi belanja di toko kelontong komplek. Ga banget gitu. Tapi salahku juga sih. Waktu berita pernikahannya yang di Sidoarjo itu, kebetulan aku sempet ke-gap sama infotainment yang menayangkan. Ssst, baru aku tahu kalau mereka nikah karena MBA. Hiks. Keduluan kawin lagi …..!
Berikutnya ada artis bangkotan yang keliatan lagi ngantre di antrian kasir sebuah pasar super. Pertamanya kakakku yang ngenalin cowok hitam manis berkaus krem berjaket coklat, dengan pet yang rada2 menenggelamkan matanya. Iparku juga serasa mengenali, tapi ga komentar apa-apa. Aku sih langung haqqulyaqqien… itu mah Utha Likumahuwa. Salah satu andelan Jackson Record, masa 80-anbareng Vina (sebelum ke Harpa), Chrisye (sebelum ke Musica). Lidya-Imaniar (sebelum ke Prosound), Kiki Maria (sebelum tenggelam dan terlibat pertikaian dengan suami ibunya, Suzzanna yakni Clift Sangra. Bapak ini ga ada hubungan kekerabatan sama Eet Sangra penyanyi dangdud 90-an yang suaranya mirip2 Dolores O’rio-rio pentolan Cranberries).
Duh jadi terkenang album masa silamnya.
Bersatu Dalam Damai. Albumnya bergambar dia pake kemeja putih dan berdasi sambil memegang burung (secara harfiah lho). Kumisnya tebel, dan waktu itu dia belom botak banget. Album berikutnya, dia cukur rambut dan kumis. Nuansa warna biru.Berpose ala Cleopatra, dengan kemaja berplooi putih dan kancing sebagian kebuka membuat bulu dadanya nongol. Hehehe, judulnya apa ya. Cuma dua album itu yang aku punya dulu. Dan dua-duanya hilang berikut tape mobil yang kebetulan lagi parkir di pusat perbelanjaan. Selebihnya lagu dia yang aku suka, adalah dari festival lagu ASEAN, di Philipina, di mana dia jadi penampil kedua terbaik setelah Elfa’s Singer tapi lagu yang dia bawakan yang jadi juara. Kalau ga salah ciptaan Budi Bidhun. Judulnya? Sesaat Kau Kadir, eh Hadir. Pasti semua tahu. Masih sering dinyanyikan orang-orang kok….
Nah lagu yang dibawakan Elfas, yang jadi juara kedua. Judulnya lupa, tapi pasti ingat kalau ada sedikit hint saja. Yup inget sekarang. Kau Kasihku! Ciptaan Tony Sianipar, personel awal yang kemudian lebih suka berkecimpung di kantor bank. Waktu itu para personel Elfas yang manggung adalah, Toni, Yana Julio, Agus Wisman, Lita Zein, Ferina dan Fia yang dokter gigi itu.
Prestasi intenasional Utha lainnya, adalah di festival Asia-Pasific di Hongkong. Para finalis menyanyikan lagu-lagu oldies 60/70an. Dia jadi runner up setelah Regine Velasquez. Duhhh, mereka nyanyi lagu apa ya??? Yang aku ingat malah peserta dari Hongkong, bernama Queenie Chan. Dia nyanyi lagu ‘ You Don’t Have To SaY You Love Me’ dengan aksen cainis yang masih kerasa. Kebayang oldiesnya kan….!
Seleb berikutnya, aku ga bakalan ngerti kalau pas lagi ga jalan sama Fiddut. Abis dari BEC, nganterin dia nyari asesori HP, ponakanku yang pemirsa lumayan setia kontes API eh AFI di Indosiar itu menyenggol lenganku dan bilang,
“Om, itu Tiwi…”
“Panggil saja, Fidd…” kupikir itu temennya
“Hihihi, ga. Ntar dia kegeeran…”
“Lha?”
“ Tiwi AFI. Itu tuh, yang duet sama Bojes”.
“Bojes API?”
“Bajaj yang API. Bojes..jes..jess…!”
Si Fiddut emang gemar Bojes, tapi ga begitu suka Tiwi. Padahal, dia cantik juga. Meski dandanannya agak berlebihan untuk seseorang yang lagi berdiri di pinggir jalan yang ramai dengan orang dan kendaraan. Mungkin itu gejala standar seleb baru jadi. Kulihat orang banyak juga lumayan bereaksi seolah mengenalinya.
Seleb kelima di Bulan November ini yang paling heboh. Miaz, ponakan nomor dua yang gemar fotografi, hari itu ulang tahun. Keluarganya merayakan di Atmosphere, sebuah tempat makan yang lumayan rame dan mengkilap. Aku sebagai paman dan tetangga, tentu saja diajak juga makan-makan. Rrrrrrr… haratisan, who can resist ! Not me of course :D
Ga ada acara khusus, Cuma makan bersama. Lumayan rame juga di sana. Dan ada satu sosok yang bikin lebih rame lagi. Kutebak dia artis ternyata benar. Duhh, dengan dandanan item rada glitter dan rambut besar agak pulas pirang (Buccheri!).. kupikir aku melihat Mariah Carey. Nyaris. Aku selalu melihat kemiripan antara Mariah Carey secara tampilan dengan Mbak Penyanyi Kondang angkatan 80-an ini. Meski mungkin bakal diprotes Jayanthi.
Yep, wanita yang jadi pusat perhatian itu adalah Endang S. Taurina.
Dia melantunkan beberapa lagu dengan suara yang khas. Tapi entah kenapa, meski lagu yang dia nyanyikan secara sesuai dengan suasana malam dan kostumnya, dalam pikiranku malah melayang ke awal dekade 80an ketika televisi di Indonesia mulai ada warnanya. Aku ingat Endang tampil dalam suatu acara yang pasti bukan Taman Bhinneka Tunggal Ika, Cakrawala BUdaya Nusantara, Nusantara Menari, Nusantara Menyanyi, Bina Drama, Pembinaaan Bahasa Indonesia, Mimbar Televisi, Gema Pancasila, Ayo Menyanyi, Lagu Pilihanku, Film cerita Akhir Pekan, Dari Masa ke Masa, Aneka Ria Anak-Anak etc. Waktu itu dia dengan mengenakan overall Orens menyala dengan daleman warna putih. Keliatan lincah, sporty dan bersemangaT!!
Samar-samar visualisasi itu ditambahi dengan audionya…
‘Rakyat dan ABRi sejiwa tulang punggung Endonesia
Bersemarak nusantara menuju makmur sentosa
Jangan ragu-ragu, pantang mundur terus maju
Untuk ABRI, sukses dirgahayu
“Kok ada Endang di sini?” aku bergumam. Kayaknya ga hip banget gitu.. di tempat cool seperti ini ada seseorang yang dulu pernah menyanyikan lagu patriotis ciptaan mendiang A.Riyanto.
“ Memang kenapa?” kakakku yang notebene ibunya Miaz dan agak sebaya Endang menanggapi. Berikutnya statement dia lumayan bikin aku gubrakk…..
” Endang yang punya Atmosphere kok!”
Dan pertemuan dengan selebritis selama November semoga berakhir cukup sampai di sini.